Home / Headline / Berawal dari shuttlecock Nyasar Pemuda Satroni Gudang Onderdil Motor

Berawal dari shuttlecock Nyasar Pemuda Satroni Gudang Onderdil Motor

polresmadiunkota.com.Mendapati Barang Onderdil dan Variasi Motor di Gudang Berkurang Pelapor mengecek dan ternyata terjadi Kekurangan akhirnya Pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polres Madiun Kota pada hari kamis 7 Februari 2019 untuk diproses Lebih Lanjut.

Kemudian petugas dari Sat Reskrim bergerak cepat dan ditangkaplah Tersangka yang berinisial RS, SM, MT,FM, dan IS jelas Paurhumas AIPTU Mashudi dalam Konferensi Pers hari ini Selasa 12 Maret 2019 di Ruang Subbaghumas Polres Madiun Kota.

Ditambahkan oleh Paurhumas kejadian pencurian tersebut bermula sekitar bulan Agustus 2018 sekitar pukul 17.30 Wib ketika salah satu pelaku sedang bermain bulu tangkis, tanpa sengaja shuttlecock masuk ke dalam rumah yang tidak berpenghuni melihat banyak kardus yang berisi barang-barang modifikasi sepeda motor di halaman rumah, kemudian salah satu pelaku tersebut memberitahukan kepada teman-temannya, kemudian muncul  niatan bersama-sama untuk mengambil barang-barang modifikasi sepeda motor pada Hari Rabu Tanggal 6 Pebruari 2019 Pukul 23.00 Wib.

Saat malam hari dengan situasi lingkungan sepi, dengan cara para pelaku membagi tugas yaitu ketiga pelaku sdr. MT, sdr. FM dan sdr. IS bertugas masuk kedalam rumah sedangkan sdr. RS dan sdr. SM berjaga diluar gerbang dan menerima barang curian, ketiga pelaku melompat pagar rumah dan dapat mudah masuk kedalam rumah dikarenakan pintu utama rumah tidak terkunci dan mengambil serta mengumpulkan barang-barang hasil curiannya dengan menyerahkan kepada kedua pelaku yang berada diluar gerbang, setelah berhasil menguasai barang-barang milik korban kemudian pelaku menyimpannya dirumah dan digunakan untuk kepentingan pribadi masing-masing, sambil dijual via online. Akibat perbuatan yang dilakukan oleh para pelaku pihak korban mengalami kerugian sebesar Rp. 4.000.000,-

Tersangka juga mengakui melakukan perbuatan pengambilan barang tanpa ijin pada :

  1. Hari minggu tanggal 12 agustus 2018 pukul 23.30 wib (sdr. Dan sdr. RS.)
  2. Hari jum’at tanggal 15 pebruari 2019 pukul 23.00 wib (sdr. ; sdr. SM; sdr. FM.; sdr. IS. dan sdr. FD).

Akibat perbuatanya tersebut tersangka diancam dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4e dan 5e KUHP dengan ancaman  hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun.

About HUMAS POLRESTA

Check Also

Kapolres Menghadiri Kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 59

polresmadiunkota.com.Kapolres madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu,.SIK,.MH Menghadiri Kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 59 di Kejaksaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by themekiller.com